B-DETIK/ Sekilas melihat bentuknya nampak seperti nyamuk, namun setelah
diperhatikan lebih seksama ternyata ia bukan nyamuk melainkan sebuah
pesawat.
Berdasarkan berita-berita yang beredar baru-baru ini, benda ini dikenal sebagai Insect Spy Drone
yang telah dalam produksi. Benda kecil canggih ini dapat dikendalikan
dari jarak yang jauh dan dilengkapi dengan sebuah kamera, mikropon dan
dapat hinggap pada manusia dengan mudah. Drone serangga ini juga dapat
digunakan untuk mengambil sample DNA seseorang dengan cara menyengat
seperti layaknya nyamuk serta dapat menanam sebuah alat pelacak mikro
RFID di bawah kulit manusia.
Bentuknya yang amat mirip dengan nyamuk memungkinkan drone ini dapat
terbang ke manapun bahkan ke dalam-dalam rumah, karena sekilas orang
tidak akan menyadari bahwa benda itu adalah sebuah drone.
Militer salibis AS mengungkapkan bahwa teknologi terbaru pesawat
mata-mata itu telah dirilis, drone berukuran serangga ini juga dapat
digunakan untuk menembakkan rudal dan melacak "para pejuang musuh".
AS dilaporkan telah memproduksi sejumlah nano drone atau drone
berukuran mini, mulai dari bentuk burung kecil hingga serangga seperti
lalat dan nyamuk. Mengklaim semua itu dirancang untuk perang melawan
Mujahidin terkhusus di Afghanistan dan Pakistan.
Teknologi yang sedemikian canggih selama ini telah menyertai AS dalam
perang di negeri-negeri kaum Muslimin dengan dalih memerangi
"terorisme" (baca: Mujahidin). Tetapi perang mereka selalu gagal
menghadapi Mujahidin.
Sementara itu FBI, CIA dan organisasi-organisasi pemerintah AS
lainnya telah membantah telah memiliki drone mini untuk pekerjaan
mereka, klaim mereka untuk meyakinkan warga AS bahwa mereka tidak akan
mengancam warga AS.
Tom Ehrhard, seorang pensiunan kolonel Angkatan Udara dan ahli pesawat tanpa awak, mengatakan kepada Daily Teleghraph beberapa waktu lalu bahwa "Amerika bisa menjadi sangat licik."
Di sisi lain banyak orang, termasuk warga AS sendiri meragukan akan
produksi drone berbentuk serangga, dan menganggapnya hanya konspirasi.
Sumber : (siraaj/arrahmah.com)
Sumber : (siraaj/arrahmah.com)

0 komentar:
Posting Komentar