Andiyan Lutfi, fotografer amatir asal
Cibinong, Jawa Barat, berhasil mengabadikan momen alam yang menakjubkan
dengan kameranya. Lantaran itu pula, foto jepretannya menjadi headline dalam rubrik Science and Technology di Dailymail, Kamis (13/1/2011).
"Saya sering melihatnya dan saya pikir mereka luar biasa" -- Andiyan Lutfi
Dalam salah satu hasil jepretannya, tampak koloni
semut sedang menyerang seekor lalat yang berusaha masuk ke teritorinya.
Foto ini menggambarkan perilaku semut yang mati-matian mempertahankan
wilayahnya dari "makhluk" asing.
Pada foto lain Andiyan menggambarkan semut kelaparan yang berupaya meraih sepotong brownies cokelat.
Semut-semut tersebut tampak membangun formasi, yaitu satu semut berada
di bawah, sementara semut lain berada di atasnya. Mereka terlihat tengah
menikmati brownies cokelat itu.
Adapun jenis semut yang
tampak pada foto-foro Andiyan adalah semut merah atau biasa disebut
semut rangrang. Jenis semut ini adalah salah satu yang paling sering
ditemukan di taman.
Diketahui, jenis semut merupakan satu di
antara 11.000 jenis semut yang ada di dunia. Mereka hidup dalam koloni.
Ada yang berperan sebagai pekerja, pejantan, serta menjadi ratu.
Semut ini juga memiliki penyengat. Walau ukurannya kecil, sengatannya bisa terasa menyakitkan.
Andiyan menuturkan, ia memotret semut-semut tersebut di bawah pohon mangga di halaman rumahnya.
"Saya sering melihatnya dan saya pikir mereka luar biasa," ujarnya.
Tentu, orang terpukau dengan fotonya. Karena dari jepretannya itu, semut-semut merah tersebut tampak mampu bercerita sendiri.
Foto
yang dihasilkan Andiyan tergolong dalam fotografi makro, yaitu jenis
fotografi yang membuat pembesaran terhadap suatu obyek atau bisa
dikatakan fokus terhadap obyek mikro. Fotografi ini sangat berguna untuk
ilmu pengetahuan, misalnya dalam identifikasi spesies baru. (KOMPAS.com)

0 komentar:
Posting Komentar